Diperlukan Rumah Sakit Bertaraf dan Standar Internasional di Kawasan Danau Toba dan Pulau Samosir Agar Berobat Menjadi Rekreasi dan Pemulihan yang Menenangkan
Depok – Pandangan Dr.(c) St.Binton Nadapdap.,S.Sos.,S.H.,M.M.,M.H.
Anggota DPRD Kota Depok, Mahasiswa S3 Hukum Bisnis UKI ( Universitas Kristen Indonesia)anggota DPRD Kota Depok, Akademisi, Penggiat dan Pelaku UMKM ), ulasan ini setelah membaca fb Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan.
Kawasan Danau Toba dan Pulau Samosir merupakan anugerah Tuhan yang luar biasa bagi bangsa Indonesia. Keindahan alamnya dikenal dunia, udaranya sejuk, budayanya kuat, masyarakatnya ramah, dan suasananya menghadirkan ketenangan jiwa. Karena itu, kawasan ini tidak hanya layak menjadi destinasi wisata internasional, tetapi juga sangat potensial dikembangkan sebagai pusat pelayanan kesehatan bertaraf dan standar internasional.
Menurut pandangan saya, sudah saatnya kawasan Danau Toba memiliki rumah sakit modern dengan fasilitas lengkap, pelayanan profesional, teknologi kesehatan yang maju, serta lingkungan yang nyaman dan menenangkan. Rumah sakit tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat orang sakit, tetapi juga sebagai tempat pemulihan fisik, mental, dan spiritual. Dengan konsep tersebut, masyarakat yang datang berobat dapat sekaligus merasakan suasana rekreasi dan ketenangan alam.
Di banyak negara maju, rumah sakit dibangun di kawasan yang memiliki udara bersih, pemandangan indah, dan lingkungan hijau agar proses penyembuhan pasien lebih cepat dan lebih baik. Konsep “healing tourism” atau wisata kesehatan sudah berkembang di berbagai negara. Danau Toba dan Pulau Samosir memiliki semua potensi itu.
Karena itu, rencana pembangunan gedung baru RSU HKBP Balige patut didukung dan diapresiasi. Rumah sakit yang akan memasuki usia 110 tahun pada tahun 2028 ini telah menjadi bagian penting dalam sejarah pelayanan kesehatan masyarakat Tanah Batak. Sejak dahulu, pelayanan gereja melalui pendidikan dan kesehatan telah menghadirkan kasih Tuhan secara nyata bagi masyarakat.
Pembangunan rumah sakit yang lebih modern bukan sekadar pembangunan fisik gedung, tetapi juga investasi kemanusiaan, pelayanan sosial, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, serta masa depan kawasan Danau Toba sebagai pusat wisata kesehatan nasional bahkan internasional.
Saya memandang bahwa keberadaan rumah sakit bertaraf internasional di sekitar Danau Toba akan membawa banyak manfaat, antara lain:
Masyarakat sekitar memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik tanpa harus jauh ke kota besar atau ke luar negeri.
Kawasan Danau Toba dapat berkembang menjadi pusat wisata kesehatan dan pemulihan.
Membuka lapangan pekerjaan bagi tenaga kesehatan, UMKM, transportasi, hotel, kuliner, dan ekonomi kreatif masyarakat lokal.
Mendorong pertumbuhan investasi dan pembangunan infrastruktur kawasan.
Menjadikan Danau Toba bukan hanya tempat wisata alam, tetapi juga kawasan pelayanan kesehatan unggulan.

