PSI Depok Mulai Tancap Gas Menuju 2029, Binton Nadapdap: Saatnya Tiap Dapil Punya Wakil dari PSI

Spread the love

Peta politik Kota Depok mulai memanas meski Pemilu 2029 masih beberapa tahun lagi. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Depok kini mulai memperkuat konsolidasi internal hingga tingkat akar rumput. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui penguatan struktur pengurus ranting di wilayah Kecamatan Bojongsari.

Momentum tersebut dimanfaatkan DPD PSI Kota Depok untuk menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi pertarungan politik mendatang. Ketua DPD PSI Kota Depok, Binton Jhonson Nadapdap, menegaskan bahwa PSI tidak lagi sekadar hadir sebagai partai alternatif, tetapi siap menjadi kekuatan politik besar di Kota Depok.

Dalam kegiatan konsolidasi dan pengukuhan pengurus ranting PSI se-Kecamatan Bojongsari, Binton menyampaikan optimisme tinggi bahwa PSI mampu merebut kursi legislatif di setiap daerah pemilihan (dapil) Kota Depok pada Pemilu 2029 mendatang.

“Target kami jelas dan terukur. Kami ingin setiap dapil di Kota Depok memiliki minimal satu anggota DPRD dari PSI. Karena itu, penguatan struktur hingga tingkat ranting menjadi sangat penting,” ujar Binton.

Menurutnya, kemenangan politik tidak bisa dibangun secara instan hanya menjelang pemilu. Dibutuhkan kerja nyata, kedekatan dengan masyarakat, serta konsistensi kader dalam menyerap aspirasi warga sejak sekarang.

Binton menilai pengurus ranting memiliki peran strategis sebagai ujung tombak partai. Mereka bukan hanya bertugas membesarkan nama PSI, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial.

“Pengurus ranting harus menjadi garda terdepan. Mereka harus aktif turun ke masyarakat, mendengar keluhan warga, membantu persoalan lingkungan, UMKM, pendidikan, hingga pelayanan publik. Politik hari ini bukan sekadar bicara kekuasaan, tetapi bagaimana hadir memberi manfaat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun politik yang lebih modern dan terbuka, terutama untuk menarik partisipasi generasi muda. Menurut Binton, anak muda saat ini membutuhkan ruang politik yang bersih, kreatif, dan mampu memberikan solusi nyata.

Karena itu, PSI Depok disebut akan terus membuka ruang bagi anak muda, aktivis sosial, pelaku UMKM, komunitas kreatif hingga tokoh masyarakat untuk bersama-sama membangun Kota Depok.

“PSI ingin menjadi rumah besar bagi masyarakat yang ingin perubahan. Kita ingin politik yang santun, cerdas, dan fokus pada kerja nyata,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Binton juga menegaskan bahwa PSI tidak ingin hanya aktif saat musim pemilu. Ia meminta seluruh kader untuk terus bergerak dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat setiap waktu.

Menurutnya, kepercayaan publik hanya bisa didapat melalui konsistensi dan keberpihakan kepada rakyat kecil. Karena itu, PSI akan fokus mendorong berbagai isu yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, seperti pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, pengembangan ekonomi kreatif, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Depok.

Sebagai anggota DPRD Kota Depok, Binton sendiri dikenal cukup aktif menyuarakan berbagai isu masyarakat. Selain fokus pada penguatan UMKM dan ekonomi kerakyatan, ia juga kerap mendorong pembangunan industri yang ramah lingkungan serta peningkatan kualitas investasi di Kota Depok.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah harus mampu dirasakan langsung oleh masyarakat bawah, bukan hanya menguntungkan kelompok tertentu.

“Depok memiliki potensi besar. Tinggal bagaimana pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat bisa berkolaborasi membangun kota ini agar lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Konsolidasi PSI di Bojongsari pun dinilai menjadi sinyal bahwa partai berlambang mawar merah tersebut mulai serius mempersiapkan mesin politik sejak dini. Dengan penguatan struktur hingga tingkat bawah, PSI optimistis dapat meningkatkan perolehan suara sekaligus memperbesar peluang merebut kursi legislatif di DPRD Kota Depok.

Sejumlah kader PSI yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menyatakan optimisme mereka terhadap masa depan partai. Mereka menilai semangat perubahan dan keterlibatan anak muda menjadi kekuatan utama PSI dalam menarik simpati masyarakat.

Di tengah dinamika politik Kota Depok yang semakin kompetitif, langkah PSI memperkuat basis akar rumput diyakini akan menjadi modal penting menghadapi kontestasi politik mendatang. Apalagi, Bojongsari selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah dengan perkembangan pemilih muda yang cukup signifikan.

Dengan semangat konsolidasi dan target besar yang dicanangkan, PSI Depok kini mulai menunjukkan ambisinya untuk menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan di Kota Belimbing tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *