Spread the love

Oleh: Dr.(c) St. Binton Jhonson Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H.
Penasehat PHRI Kota Depok | Anggota DPRD Kota Depok – Komisi A | Ketua DPD PSI Kota Depok | Purnabakti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk | Penggiat dan Pelaku UMKM | Mahasiswa Program Doktor Hukum Universitas Kristen Indonesia

Rabu, 26 Agustus 2026, menjadi salah satu momentum penuh semangat bagi keluarga besar Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Depok. Grand Final dan Penyerahan Piala PHRI Depok Cup 2026 yang berlangsung di GOR Jaya Baru membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menggerakkan semangat kemajuan pariwisata Kota Depok. Mengusung tema “Smash the Spirit, Majukan Pariwisata Kota Depok”, turnamen badminton ini mempertemukan para pelaku industri hotel dan restoran dalam suasana kompetitif, sehat, dan penuh kebersamaan. Menurut saya, PHRI Depok Cup bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang untuk membangun komunikasi, kekompakan, dan kolaborasi di antara insan perhotelan, restoran, pemerintah, UMKM, serta berbagai elemen masyarakat di Kota Depok.

Olahraga Menjadi Jembatan Kebersamaan

Badminton merupakan olahraga yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia. Melalui olahraga, perbedaan jabatan, profesi, maupun latar belakang dapat dipertemukan dalam satu semangat yang sama, yaitu sportivitas dan kebersamaan. Karena itu, saya memberikan dukungan terhadap kegiatan PHRI Depok Cup agar dapat terus dikembangkan dan, kalau memungkinkan, menjadi agenda rutin setiap tahun. Kota Depok membutuhkan semakin banyak kegiatan positif yang mampu menghadirkan masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan pemerintah dalam satu ruang kebersamaan. Semakin banyak kegiatan yang diselenggarakan, semakin besar pula peluang untuk menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi kegiatan, mulai dari kuliner, transportasi, UMKM, hotel, restoran, hingga sektor ekonomi kreatif.

PHRI Memiliki Peran Strategis bagi Ekonomi Kota Depok

PHRI bukan hanya organisasi yang menaungi hotel dan restoran. Menurut saya, PHRI mempunyai posisi strategis dalam pembangunan ekonomi dan pariwisata daerah. Hotel dan restoran memiliki hubungan langsung dengan banyak sektor lainnya. Ketika industri perhotelan dan restoran berkembang, maka kebutuhan terhadap produk UMKM, makanan dan minuman, transportasi, tenaga kerja, seni budaya, produk kreatif, hingga berbagai jasa pendukung juga ikut bergerak. Inilah yang harus terus kita bangun di Kota Depok. Pariwisata tidak harus selalu berbicara mengenai objek wisata besar. Pariwisata juga dapat dibangun melalui event olahraga, festival kuliner, pameran seni, pertunjukan budaya, kegiatan komunitas, ekonomi kreatif, serta berbagai kegiatan yang mampu menarik masyarakat untuk datang dan beraktivitas di Kota Depok.

Kolaborasi Harus Terus Diperkuat

Ke depan, PHRI Kota Depok perlu terus membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kota Depok, khususnya perangkat daerah yang membidangi pemuda, olahraga, kebudayaan, dan pariwisata. Kita ingin semakin banyak program yang dapat melibatkan hotel, restoran, UMKM, seniman, komunitas olahraga, generasi muda, serta pelaku ekonomi kreatif. Hotel-hotel yang ada di Kota Depok juga dapat menjadi ruang promosi produk lokal. Produk UMKM Depok, kuliner lokal, kerajinan, hingga karya seni masyarakat dapat semakin diperkenalkan kepada tamu yang datang dan menginap. Dengan pola seperti ini, pertumbuhan industri perhotelan juga dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas kepada masyarakat.

Dari Lapangan Badminton untuk Pariwisata Depok

Pertandingan final antara Hotel Margo dan Hotel Savero menjadi salah satu gambaran bahwa persaingan dapat berlangsung dengan penuh sportivitas tanpa menghilangkan semangat persaudaraan. Inilah nilai penting dari PHRI Depok Cup. Kita boleh berkompetisi di lapangan maupun dalam dunia usaha, tetapi setelah pertandingan selesai kita tetap menjadi bagian dari keluarga besar yang mempunyai tujuan bersama: memajukan Kota Depok. Saya berharap semangat “Smash the Spirit” tidak berhenti ketika raket diletakkan dan pertandingan berakhir. Semangat tersebut harus kita lanjutkan menjadi energi untuk memperkuat industri pariwisata, mengembangkan UMKM, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, dan menghadirkan lebih banyak kegiatan kreatif di Kota Depok.

Mari kita jadikan olahraga sebagai jembatan kebersamaan, PHRI sebagai kekuatan kolaborasi, dan pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi Kota Depok.

Smash the Spirit, Majukan Pariwisata Kota Depok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *