Spread the love

Depok – Sebuah video yang beredar di media sosial kembali memantik perbincangan mengenai besarnya kekayaan sumber daya alam Indonesia yang dinilai belum sepenuhnya menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Video tersebut menampilkan kegiatan industri, pengiriman barang melalui kapal dan peti kemas, hasil pertambangan, sektor perikanan, serta kehidupan masyarakat. Narasi utama bertuliskan, “Kekayaan alam melimpah tapi rakyat miskin.” Menanggapi persoalan tersebut, Anggota DPRD Kota Depok Komisi A, Binton Jhonson Nadapdap, menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam tidak boleh hanya berorientasi pada eksploitasi, produksi, dan ekspor. Menurutnya, ukuran keberhasilan yang paling penting adalah sejauh mana kekayaan tersebut meningkatkan taraf hidup rakyat. Status Binton sebagai anggota Komisi A DPRD Kota Depok juga tercantum dalam laman resmi DPRD Kota Depok. “Indonesia tidak kekurangan sumber daya alam. Yang harus terus diperbaiki adalah tata kelola, pengawasan, pembagian manfaat, dan keberpihakan kepada masyarakat. Kekayaan alam harus menghadirkan lapangan pekerjaan, pendidikan yang baik, layanan kesehatan, infrastruktur, serta peningkatan pendapatan masyarakat,” ujar Binton dalam tanggapan yang disiapkan untuk berita ini. Video tersebut juga menyoroti besarnya peranan pajak dalam membiayai negara. Dalam salah satu bagian, diperlihatkan pemberitaan mengenai sekitar 80 persen APBN yang bersumber dari pajak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *