Anggota DPRD Kota Depok Binton Nadapdap: Masa Depan Ekonomi Indonesia Ada di Tangan UMKM

Spread the love

Depok – Di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali menunjukkan perannya sebagai fondasi utama perekonomian Indonesia. Dengan jumlah pelaku usaha yang mencapai puluhan juta dan tersebar di berbagai daerah, UMKM tidak hanya menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu bertahan di berbagai situasi. Keberadaan UMKM selama ini telah memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Dari usaha kuliner rumahan, industri kreatif, perdagangan, jasa, hingga sektor manufaktur skala kecil, UMKM menjadi sumber penghasilan bagi jutaan keluarga Indonesia sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat. Melihat pentingnya peran tersebut, Anggota DPRD Kota Depok sekaligus Ketua DPD PSI Kota Depok, Binton Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H., menegaskan bahwa masa depan ekonomi Indonesia sangat bergantung pada kemampuan bangsa dalam memperkuat dan memberdayakan sektor UMKM. “Masa depan ekonomi Indonesia ada di tangan UMKM. Sektor ini adalah fondasi ekonomi rakyat yang selama ini terbukti mampu bertahan dalam berbagai kondisi. Ketika UMKM tumbuh, maka ekonomi masyarakat akan bergerak, lapangan pekerjaan bertambah, dan kesejahteraan rakyat meningkat,” ujar Binton.

UMKM Menjadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Binton, kekuatan ekonomi Indonesia tidak hanya terletak pada perusahaan besar atau investasi berskala besar, tetapi juga pada jutaan pelaku UMKM yang setiap hari menjalankan usahanya dengan penuh semangat dan kerja keras. Ia menilai bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan pemerataan ekonomi karena mampu menjangkau hingga tingkat desa dan lingkungan masyarakat paling bawah. Berbeda dengan sektor usaha besar yang terkonsentrasi di wilayah tertentu, UMKM hadir hampir di seluruh wilayah Indonesia. “UMKM adalah wajah nyata ekonomi rakyat. Mereka hadir di pasar tradisional, lingkungan perumahan, pusat kuliner, hingga platform digital. Perputaran ekonomi yang mereka ciptakan memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” katanya.

Apresiasi Terhadap Dukungan Pemerintah

Binton juga mengapresiasi berbagai program pemerintah yang selama ini memberikan perhatian besar terhadap pengembangan UMKM. Menurutnya, berbagai kebijakan seperti bantuan permodalan, pelatihan kewirausahaan, digitalisasi usaha, kemudahan perizinan, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan langkah yang tepat untuk memperkuat sektor UMKM. Ia menilai pemerintah telah menunjukkan komitmen yang serius dalam menjadikan UMKM sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional. “Saya mengapresiasi berbagai program pemerintah yang terus mendorong pertumbuhan UMKM. Dukungan terhadap akses permodalan, pelatihan usaha, serta transformasi digital merupakan langkah strategis yang sangat dibutuhkan pelaku usaha saat ini,” ungkapnya.

Transformasi Digital Jadi Kunci Kemajuan UMKM

Di era teknologi yang semakin berkembang, Binton menilai transformasi digital menjadi salah satu faktor penting yang akan menentukan keberhasilan UMKM di masa depan. Pelaku usaha yang mampu memanfaatkan teknologi akan memiliki peluang lebih besar untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing. Menurutnya, saat ini banyak UMKM yang telah berhasil memasarkan produknya melalui media sosial, platform digital, dan marketplace sehingga mampu menjangkau konsumen dari berbagai daerah bahkan hingga luar negeri. “Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. UMKM yang mampu beradaptasi dengan teknologi akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” jelasnya.

Tantangan yang Masih Perlu Diatasi

Meskipun memiliki potensi besar, Binton mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi para pelaku UMKM. Mulai dari akses pembiayaan, peningkatan kualitas produk, legalitas usaha, hingga kemampuan manajemen bisnis yang masih perlu diperkuat. Karena itu, ia mendorong agar program pendampingan usaha dilakukan secara berkelanjutan sehingga para pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan bantuan modal, tetapi juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan usahanya. “Yang dibutuhkan UMKM bukan hanya modal, tetapi juga pendampingan yang berkelanjutan. Pelaku usaha harus dibekali kemampuan manajemen, pemasaran, inovasi produk, dan pemanfaatan teknologi agar mampu naik kelas,” katanya.

Masyarakat Diajak Mendukung Produk Lokal

Sebagai penggiat UMKM, Binton juga mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan menggunakan produk-produk lokal hasil karya anak bangsa. Menurutnya, dukungan masyarakat terhadap produk UMKM akan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menegaskan bahwa membeli produk UMKM bukan sekadar transaksi ekonomi, tetapi juga bentuk dukungan terhadap para pelaku usaha yang berjuang membangun kemandirian ekonomi keluarga dan masyarakat. “Setiap kali kita membeli produk UMKM, kita turut membantu membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ekonomi bangsa. Karena itu, mari kita bangga menggunakan produk lokal Indonesia,” ujarnya.

Optimistis UMKM Indonesia Mampu Mendunia

Binton meyakini bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang hingga ke pasar internasional. Kreativitas pelaku usaha, keberagaman produk lokal, serta dukungan pemerintah menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di tingkat global. Sebagai Ketua DPD PSI Kota Depok, ia berharap seluruh pihak dapat terus memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM agar sektor ini semakin kuat dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional. “Indonesia memiliki jutaan pelaku UMKM yang kreatif, inovatif, dan tangguh. Jika mereka terus didukung melalui kebijakan yang tepat, akses pasar yang luas, serta pendampingan yang berkelanjutan, saya yakin UMKM Indonesia mampu bersaing di tingkat dunia dan menjadi kekuatan utama ekonomi nasional,” tegasnya. Di akhir pernyataannya, Binton kembali menegaskan bahwa masa depan ekonomi Indonesia sangat ditentukan oleh keberhasilan dalam membangun dan memberdayakan UMKM. “UMKM bukan hanya sektor usaha, tetapi juga harapan jutaan keluarga Indonesia. Ketika UMKM maju, rakyat sejahtera. Ketika rakyat sejahtera, ekonomi bangsa akan semakin kuat. Karena itu saya percaya, masa depan ekonomi Indonesia ada di tangan UMKM,” pungkas Binton Nadapdap.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan harus memberikan ruang yang besar bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Dengan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat, UMKM Indonesia diyakini akan menjadi kekuatan utama yang membawa bangsa menuju masa depan ekonomi yang lebih maju dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *