Spread the love

Depok – Anggota DPRD Kota Depok Komisi A sekaligus Ketua DPD PSI Kota Depok, Binton Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H., menilai sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional sekaligus harapan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di Kota Depok. Menurut Binton, berbagai kebijakan pemerintah yang memberikan dukungan kepada pelaku UMKM harus dimanfaatkan secara optimal agar semakin banyak masyarakat yang mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. “UMKM merupakan fondasi ekonomi kerakyatan. Ketika pelaku UMKM diberikan kemudahan akses pembiayaan, pendampingan usaha, pelatihan, serta pemasaran yang lebih luas, maka dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat melalui meningkatnya pendapatan dan terbukanya lapangan pekerjaan,” ujar Binton.

Ia mengatakan, Kota Depok memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan UMKM di Jawa Barat. Selain memiliki jumlah penduduk yang besar, Depok juga dikenal sebagai kota pendidikan dan penyangga Jakarta yang memiliki aktivitas ekonomi sangat dinamis. Menurutnya, keberadaan ribuan mahasiswa, kawasan permukiman, pusat perdagangan, serta perkembangan ekonomi digital menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar produknya. “Depok memiliki modal yang kuat. Banyak UMKM di bidang kuliner, fesyen, kerajinan, jasa, hingga ekonomi kreatif yang terus berkembang. Tugas pemerintah adalah memastikan mereka mendapatkan akses terhadap permodalan, pelatihan digital, legalitas usaha, sertifikasi produk, serta promosi yang berkelanjutan agar mampu naik kelas,” katanya.

Binton juga mendorong Pemerintah Kota Depok agar terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, perbankan, perguruan tinggi, dan komunitas bisnis dalam menciptakan ekosistem UMKM yang sehat dan kompetitif. Menurutnya, berbagai program seperti kemudahan memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB), akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), sertifikasi halal, pelatihan pemasaran digital, hingga pemanfaatan platform e-commerce perlu diperluas agar semakin banyak pelaku usaha lokal yang mampu bersaing di pasar nasional maupun global. “UMKM bukan hanya menjadi penopang ekonomi keluarga, tetapi juga motor penggerak pembangunan daerah. Jika pembinaan dilakukan secara konsisten, saya optimistis Kota Depok dapat menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif dan kewirausahaan yang unggul di Indonesia,” tambahnya.

Secara nasional, pemerintah terus memperkuat sektor UMKM melalui berbagai kebijakan yang mencakup kemudahan akses pembiayaan, peningkatan kapasitas usaha, digitalisasi, serta perluasan akses pasar. Berbagai program tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku UMKM sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Bagi Kota Depok, penguatan sektor UMKM dinilai memiliki dampak strategis karena mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang inovatif. Dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat, UMKM diharapkan semakin berkembang sebagai kekuatan utama ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *